Icinga2 adalah aplikasi monitoring host berupa service, network, kapasitas hardisk, swap dan memori, biasanya digunakan pada datacenter. Icinga2 merupakan pengembangan dari nagios karena masih menggunakan plugin dari nagios. Icinga2 memiliki web manajemen interaktif. Icinga2 terdiri dari master, satellite dan client, tergantung bagaimana topologi dan rancangan masing-masing. Saya tidak memaparkan cara instalasi icinga2 dan icingaweb2 sebagai web manajemennnya, tapi pedoman saya dalam melakukan instalasi merujuk pada web dibawah ini:

Setelah berhasil install icinga2 master, setiap client juga harus diinstallkan atau jika dicari di google pakai kata kunci “add remote host client icinga“, saya memiliki 2 yang mudah diikuti untuk menambah client icinga2 :

  • 2daygeek – Add remote linux hosts into icinga 2 server
  • Itzgeek – How to add remote linux host into icinga 2

Jika client icinga awalnya menggunakan port 22, untuk alasan keamanan maka port diganti menjadi 2222. Sehingga icinga2 master menampilkan client icinga error seperti dibawah :

Pesan Error

Notification Type: PROBLEM
Service: ssh
Host: clientku
Address:
State: CRITICAL
Date/Time: 2018-08-23 11:15:01 +0800
Additional Info: connect to address 127.0.0.1 and port 22: Connection refused

Mencoba memecahkan kasus dengan mencari konfig di icinga2 master /etc/icinga2/repository.d/hosts/clientku/ssh.conf lalu menambahkan variabel vars.ssh_port = 2222 namun masih gagal.

Solusi mengubah default port SSH client icinga2

Edit file services.conf di icinga2 client

vim /etc/icinga2/conf.d/services.conf

cari baris yang mirip seperti di bawah ini lalu sesuaikan dengan port ssh yang benar :

apply Service "ssh" {
import "generic-service"

check_command = "ssh"
vars.ssh_port = 2222

assign where (host.address || host.address6) && host.vars.os == "Linux"
}